Panduan LEGASI
Buku aset & pesan untuk keluarga · versi 3 Agustus 2026
Membuat akun & masuk
LEGASI bukan buku catatan biasa. Isinya digembok di perangkat Anda sebelum dikirim,
jadi yang tersimpan di server hanya teks acak. Konsekuensinya jelas dan harus Anda pahami
sebelum mulai: kata sandi Anda tidak kami simpan, jadi tidak bisa kami kirimkan kembali.
Langkahnya
- Buka
legasi.id → Buat catatan saya.
- Isi nama, email, dan kata sandi (minimal 8 huruf). Kata sandi diminta dua kali —
ini sengaja, karena salah ketik di sini berarti catatan terkunci selamanya.
- Setelah akun jadi, muncul 5 keping kunci pemulihan. Simpan dulu, baru lanjut.
Masuk lagi di lain waktu
Alamatnya legasi.id/masuk.html, atau tekan tombol Masuk di beranda.
Anda tetap masuk selama beberapa hari, tapi kunci pembuka catatan sengaja dilepas
setiap kali peramban ditutup — jadi kalau HP Anda dipinjam orang, catatannya tidak
langsung terbuka.
Satu email = satu akun. Email yang sudah dipakai tidak
bisa didaftarkan lagi. Pakailah email yang benar-benar Anda pegang jangka panjang, bukan
email kantor atau email yang dipakai bersama.
5 keping kunci pemulihan
Ini bagian terpenting di seluruh panduan. Bacalah sampai habis.
Saat mendaftar, sistem membuat satu kunci cadangan lalu memecahnya jadi 5 keping.
Untuk membuka kembali catatan Anda, cukup 3 keping mana pun — tidak perlu kelimanya.
Kenapa dipecah, bukan satu kunci utuh
- Satu orang tidak bisa membuka sendirian. Bahkan dua orang bersekongkol pun tidak cukup.
- Kehilangan satu-dua keping tidak membuat buntu. Orang pindah rumah, meninggal,
atau kehilangan kertasnya — dengan 3-dari-5, itu semua masih tertolong.
- Kalau Anda tiada, ahli waris tidak perlu mengumpulkan semua orang — cukup tiga.
Sisi lain yang wajib Anda tahu sebelum memilih orangnya
Keping tidak punya cara mengetahui Anda masih hidup atau tidak. Yang diperiksa hanya
satu hal: apakah ada 3 keping yang sah. Konsekuensinya jujur saja:
Tiga pemegang keping yang bersekongkol bisa membuka catatan Anda hari ini juga —
selagi Anda masih sehat. Mereka juga bisa memasang kata sandi baru, sehingga
Anda justru terkunci di luar. Anda tidak menerima pemberitahuan apa pun saat
itu terjadi.
Ini bukan kelemahan yang bisa ditambal. Kalau pemulihan dibuat tidak mungkin tanpa
kehadiran Anda, maka saat Anda tiada catatan itu ikut terkunci selamanya — dan
hilanglah seluruh gunanya. Yang bisa dilakukan adalah memilih orangnya dengan sadar:
- Jangan taruh 3 keping dalam satu lingkaran yang sama. Kalau keping 3, 4, dan 5
semuanya di keluarga inti, satu pertengkaran keluarga sudah cukup untuk mengumpulkan
tiga. Sebarkan ke lingkaran yang berbeda-beda — keluarga, pihak netral, dan luar keluarga.
- Pilih orang yang jujur DAN yang tidak mungkin berkomplot. Dua sifat yang berbeda.
Lima orang jujur yang semuanya saling dekat lebih berisiko daripada lima orang biasa
yang tidak saling kenal.
- Satu keping sebaiknya di tangan Anda sendiri (brankas rumah). Dengan begitu,
empat orang lain harus mengumpulkan tiga di antara mereka sendiri.
- Keping yang sudah dibagikan belum bisa ditarik kembali. Mengganti kata sandi
pun tidak mematikannya. Jadi pikirkan matang-matang sebelum menyerahkan sebuah keping —
lebih baik menunda daripada salah orang.
- Kalau sebuah keping hilang (kertasnya terbakar, pemegangnya meninggal), tidak
apa-apa: 3 dari 5 sudah cukup, jadi kehilangan satu-dua keping tidak membuat buntu.
Cara menitipkannya
Sebarkan ke 5 tempat atau orang yang berbeda. Contoh pembagian yang masuk akal:
| Keping | Dititipkan ke | Alasannya |
| 1 | Brankas / lemari besi rumah | Anda sendiri selalu bisa mengambilnya |
| 2 | Notaris | Pihak netral, tahan bencana keluarga |
| 3 | Pasangan | Orang pertama yang akan mencari |
| 4 | Anak tertua / adik kandung | Generasi berikutnya |
| 5 | Sahabat di luar keluarga | Selamat kalau ada konflik keluarga |
Jangan kirim keping lewat WhatsApp, Telegram, atau email.
Pesan tersimpan di server pihak lain dan bisa terbawa saat HP hilang atau akun dibajak.
Kalau tiga keping berkumpul di satu tempat, seluruh perlindungannya hilang.
Cetak atau tulis tangan, lalu serahkan langsung.
Bentuk kepingnya
Setiap keping terlihat seperti ini: LGS1-2-A7K3-9F2QX-M4TR8-...
- Angka setelah
LGS1- adalah nomor keping (1 sampai 5).
- Sengaja bisa ditulis tangan. Huruf yang mudah tertukar sudah dihindari, dan
kalau Anda salah baca O jadi 0 atau I jadi 1, sistem tetap mengerti.
- Huruf besar-kecil tidak masalah. Strip boleh diganti spasi.
Layar keping hanya muncul sekali, tepat setelah mendaftar.
Setelah ditutup, keping-keping itu tidak bisa ditampilkan ulang — bukan karena
dilarang, tapi karena sistem sendiri sudah tidak memilikinya. Salin, unduh, atau cetak
sebelum melanjutkan.
Langkah 1 · Keluarga
Isi bagian ini lebih dulu — paling cepat, dan menentukan seluruh perhitungan berikutnya.
- Nama lengkap — tulis persis seperti di KTP, bukan nama panggilan. Notaris
mencocokkan dokumen berdasarkan ejaan ini.
- Tahun lahir — dipakai untuk memperkirakan jangka waktu pada harta yang
menghasilkan (lihat Langkah 2).
- Agama — menentukan aturan pembagian mana yang berlaku. Untuk yang beragama Islam,
pembagian mengikuti hukum waris Islam; selain itu memakai KUH Perdata. Keduanya
sama-sama mengunci bagian mutlak ahli waris tertentu.
- Jumlah anak kandung — anak angkat dan anak tiri punya kedudukan hukum berbeda;
kalau ada, tulis di kolom Alasan pembagian pada Langkah 5, jangan digabung di sini.
- Perjanjian pranikah — kalau ada, harta bawaan dan harta bersama dipisah, dan itu
mengubah hitungan secara mendasar. Kalau ragu, pilih "tidak tahu" dan tanyakan ke notaris.
Bagian ini tidak menentukan siapa yang berhak — undang-undang yang
menentukan. Fungsinya membuat Anda melihat sejak awal bagian mana dari harta Anda yang
sebenarnya tidak bisa Anda bagikan sesuka hati.
Langkah 2 · Harta
Satu daftar untuk semuanya: tanah, kendaraan, rekening, investasi, logam mulia, usaha,
aset digital. Tidak perlu selesai sekali duduk — setiap ketikan tersimpan sendiri.
Mengisi satu harta
- Keterangan boleh beberapa baris. Pola yang paling menolong:
baris 1 = nama / lokasi · baris 2 = nomor sertifikat atau rekening ·
baris 3 = catatan (misalnya "kepemilikan 40%", "atas nama bersama kakak").
- Nilai (Rp) — tulis angkanya lengkap: 7500000000 untuk Rp 7,5 miliar.
Di bawah kotaknya muncul bacaan "= Rp 7,5 miliar" — cocokkan dulu sebelum lanjut.
Perkiraan kasar sudah cukup;
daftar yang lengkap dengan angka kasar jauh lebih berguna daripada daftar setengah jadi
dengan angka tepat.
- Bukti kepemilikan — SHM, HGB, BPKB, nomor polis, nomor rekening. Inilah yang
dicari keluarga lebih dulu, bahkan sebelum nilainya.
- Angka itu dari mana & dinilai tahun — supaya lima tahun lagi ahli waris
tahu angkanya sudah usang. NJOP jauh di bawah harga pasar; keduanya sah, asal jelas mana yang dipakai.
Harta yang menghasilkan penghasilan berulang
Centang ini untuk harta yang menghasilkan sewa, bagi hasil, atau dividen — misalnya rumah kos.
Setelah dicentang muncul pilihan hasilnya untuk siapa:
| Pilihan | Artinya |
| Ahli waris — tanpa syarat | Hasilnya ikut kepemilikan. Paling sederhana, tidak perlu syarat tambahan. |
| Orang tua / saudara — seumur hidup | Menerima hasilnya selama masih hidup. Isi usia penerima sekarang. |
| Yayasan / lembaga | Dibatasi maksimal 30 tahun. |
| Pihak lain — jangka tetap | Anda tentukan berapa tahun. |
Yang diberikan hanya hasilnya, bukan barangnya. Kepemilikan tetap
jatuh kepada ahli waris. Inilah cara memberi manfaat kepada orang di luar ahli waris tanpa
melanggar bagian mutlak mereka.
Langkah 3 · Utang & kewajiban
Bagian yang paling sering dilewati — dan paling merugikan bila dilewati. Menurut hukum,
utang dilunasi lebih dulu sebelum harta dibagi. Ahli waris yang tidak tahu ada utang
bisa terlanjur membagi harta, lalu ditagih belakangan.
Yang perlu masuk daftar, dan sering terlupa:
- Kredit bank — KPR, kredit kendaraan, kredit modal usaha.
- Pinjaman pribadi — termasuk pinjaman dari saudara yang tanpa surat. Justru yang
tanpa surat ini yang paling perlu dicatat, karena tidak ada jejaknya di mana pun.
- Uang jaminan yang Anda pegang — deposit penyewa kos atau kontrakan. Itu bukan
uang Anda; suatu hari harus dikembalikan.
- Pembayaran diterima di muka — sewa setahun yang sudah dibayar lunas. Sisa bulan
yang belum dijalani adalah kewajiban Anda.
- Kartu kredit dan cicilan berjalan.
Pada kolom keterangan, tulis juga jaminannya apa. Kalau sebuah harta menjadi jaminan
utang, keluarga wajib tahu sebelum mereka berencana menjualnya.
Langkah 4 · Letak dokumen
Yang paling sering menyelamatkan keluarga bukan nilai hartanya — tapi tahu di mana surat-suratnya.
Sertifikat yang tidak ditemukan bisa menahan proses waris berbulan-bulan.
- Tempat penyimpanan — cukup jelas untuk dicari: "brankas kamar utama",
"safe deposit box BCA cabang Sudirman", "kantor notaris Bu Ratna".
- Isinya apa — satu baris satu dokumen: sertifikat rumah, akta nikah, polis asuransi,
BPKB, kartu keluarga, buku tabungan.
- Siapa yang punya akses — siapa yang tahu kombinasinya, siapa yang namanya terdaftar
di bank. Tanpa ini, ahli waris tahu barangnya ada tapi tidak bisa mengambilnya.
Tulis letak dan siapa yang bisa mengakses — jangan tulis
PIN, kombinasi brankas, atau kata sandi perbankan di sini. Catatan ini memang tergembok,
tapi begitu ahli waris membukanya nanti, semua yang ada di dalamnya terbaca oleh mereka.
Langkah 5 · Pesan & lampiran
Tidak mengikat secara hukum, tapi seringkali inilah yang paling dicari keluarga.
- Untuk pasangan dan untuk anak-anak — boleh dikosongkan dulu dan diisi kapan saja.
- Alasan di balik pembagian ini — bagian yang paling sering mencegah pertengkaran.
Kenapa si A menerima lebih, kenapa si B menerima dalam bentuk lain. Perselisihan waris
lebih sering lahir dari rasa diperlakukan tidak adil daripada dari selisih angkanya.
- Permintaan pribadi — ibadah, pemakaman, hal yang ingin Anda titipkan.
Lampiran
Dua hal yang berbeda perlakuannya, dan bedanya penting untuk Anda ketahui:
- 📷 Foto dan pindaian surat — benar-benar tersimpan. Begitu Anda memilih gambarnya,
berkas itu dikecilkan seperlunya (masih terbaca untuk sertifikat dan KTP), digembok di
perangkat Anda sendiri, baru dikirim. Yang sampai ke server hanya bita acak — server
tidak pernah tahu itu gambar apa, bahkan tidak tahu bahwa itu gambar. Di layar akan tertulis
“tersimpan tergembok di brankas”, dan gambarnya bisa diketuk untuk dilihat
ukuran penuh. Kalau tulisannya belum muncul, berkas itu belum tersimpan.
- 🎥 Video dan rekaman suara — baru tercatat namanya. Ukurannya jauh di atas batas yang
bisa ditangani sekarang, jadi yang tersimpan hanya nama, jenis, dan keterangannya.
Berkas aslinya tetap di perangkat Anda. Jangan dihapus dari HP, dan jangan
menganggapnya sudah aman di sini.
Karena itu ada satu kolom yang jangan sampai Anda lewatkan: “Di mana berkas
aslinya”. Isi sekonkret mungkin — “HP saya, folder Video”, “flashdisk di
brankas kamar”, “Google Drive akun ...”. Tanpa itu, catatan ini hanya memberi tahu
keluarga bahwa ada video — tanpa memberi tahu di mana mencarinya, yang justru
kebalikan dari tujuan LEGASI.
Cara memastikannya, bukan menebak: lihat tulisan di bawah tiap
lampiran. “tersimpan tergembok di brankas” = aman, boleh dibuka dari perangkat lain.
“baru tercatat namanya” atau “belum terunggah” = tidak ada apa-apa di server.
Di bawah daftar lampiran ada peringatan yang menghitung berapa berkas yang masih belum aman.
Jatah penyimpanan. Tiap akun mendapat 25 MB untuk lampiran — kira-kira 40 lembar
foto dokumen — dengan batas 3 MB per berkas. Sisa jatah Anda ditampilkan sebagai batang
hijau di bawah daftar lampiran. Kalau penuh, hapus lampiran lama dulu.
Menghapus lampiran benar-benar menghapus. Berkas yang sudah di brankas ikut dibuang dari
server dan tidak bisa dikembalikan — jadi pastikan Anda masih punya aslinya.
Yang tetap berguna untuk semua jenis: mencatat bahwa berkas itu ada dan di mana
letaknya, supaya keluarga tahu harus mencari apa.
Langkah 6 · Ringkasan & berkas notaris
Berapa pun yang sudah terisi, bagian ini selalu bisa dicetak — tidak perlu menunggu lengkap.
- Ringkasan menampilkan total harta, total kewajiban, dan perkiraan bagian mutlak
yang terkunci undang-undang.
- Cetak berkas untuk notaris menghasilkan dokumen rapi yang bisa Anda bawa ke notaris.
Itu memotong pertemuan pertama dari "mengumpulkan data" menjadi langsung membahas isi.
Catatan ini bukan wasiat yang sah. Wasiat yang mengikat harus
dibuat di hadapan notaris — tanda tangan elektronik tidak berlaku untuk wasiat.
Fungsi LEGASI adalah menyiapkan bahannya supaya prosesnya cepat, murah, dan tidak
ada yang terlewat. Selama belum ke notaris, isi halaman ini adalah petunjuk untuk keluarga,
bukan perintah hukum.
Lupa kata sandi
Buka legasi.id/pulih.html, atau tautan "Lupa kata sandi?" di halaman masuk.
- Masukkan email akun Anda.
- Tempelkan 3 keping yang berbeda ke tiga kotak — satu kotak satu keping.
- Pasang kata sandi baru, lalu tekan Pulihkan akses saya.
Setiap kotak diperiksa saat itu juga. Kalau ada yang salah, alasannya disebutkan:
| Pesan | Artinya |
| Format keping tidak dikenali | Tersalin tidak utuh. Pastikan diawali LGS1-. |
| Lebih dari satu keping tertempel | Dua keping masuk ke satu kotak. Pisahkan. |
| Keping nomor ini sudah dimasukkan | Keping kembar. Butuh 3 nomor berbeda. |
| Milik catatan yang BERBEDA | Keping ini dari akun lain — periksa lagi titipan Anda. |
Setelah pemulihan berhasil, kata sandi lama langsung mati dan
kelima keping lama tetap berlaku. Anda tidak perlu membagikan keping baru, dan orang
yang Anda titipi tidak perlu diberi tahu apa-apa.
Kalau kata sandi lupa DAN keping kurang dari 3, catatan itu hilang
untuk selamanya. Bukan "sulit dibuka" — memang tidak ada yang memilikinya, termasuk kami.
Membuat akun baru tidak mengembalikan isi yang lama; yang lahir hanyalah buku kosong.
Mengganti 5 keping (kalau ada yang jatuh ke tangan yang salah)
Keping yang sudah dititipkan bisa bermasalah suatu hari: orangnya pindah dan hilang
kontak, kepingnya terselip, atau hubungan Anda dengannya berubah. Sejak 4 Agustus 2026
hal itu bisa diperbaiki — Anda bisa membuat 5 keping yang benar-benar baru.
Caranya: di halaman pengisian, tekan tombol 🔑 Keping baru di kanan atas.
Anda akan melewati tiga pintu: peringatan, mengetik kata GANTI KEPING, lalu
kata sandi Anda. Sesudah itu 5 keping baru tampil sekali — salin atau unduh saat itu juga.
Yang lama langsung MATI. Begitu keping baru dibuat, kelima keping lama tidak bisa
dipakai lagi selamanya — termasuk yang masih ada di tangan orang lain. Itu memang gunanya.
Tapi artinya Anda wajib menitipkan ulang kelima keping baru. Selama belum dititipkan,
tidak ada seorang pun selain Anda yang bisa membuka catatan ini.
Kata sandi tetap diminta walaupun Anda sudah masuk. Ini bukan sekadar formalitas.
Kalau tombol ini cukup dengan aplikasi yang sedang terbuka, siapa pun yang sempat memegang
HP Anda dalam keadaan tidak terkunci bisa mematikan kelima keping keluarga Anda — tanpa
pernah tahu kata sandi Anda. Yang menanggung akibatnya bukan dia, melainkan ahli waris Anda
bertahun-tahun kemudian.
Yang TIDAK berubah: catatan, kata sandi, lampiran foto, dan Anda tidak perlu masuk
ulang. Yang berganti hanya kunci pemulihannya.
Pengingat setahun sekali
Setelah kunci pemulihan Anda berumur satu tahun, aplikasi menampilkan pengingat:
"Kunci pemulihan Anda sudah berumur 1 tahun — masih di tangan 5 orang yang Anda percaya?"
Anda bisa langsung membuat keping baru, atau menekan "Masih aman" untuk diingatkan
lagi 3 bulan kemudian. Pengingat ini tidak bisa dimatikan permanen — disengaja, karena
pengingat yang bisa dimatikan akan dimatikan pada hari pertama lalu tidak pernah terpikir lagi.
Kenapa pengingatnya di layar, bukan lewat email. LEGASI sengaja dibuat tidak bisa
membedakan email yang punya akun dan yang tidak — orang luar tidak bisa memakai halaman ini
untuk memeriksa siapa saja yang menyiapkan warisan di sini. Satu email pengingat yang masuk
akan merobek justru perlindungan itu: surat nyasar, HP yang dipinjam, atau kotak masuk yang
kebetulan terbuka langsung membocorkan hal yang paling pribadi. Konsekuensinya jujur —
pengingat ini hanya sampai kalau Anda membuka aplikasinya.
Ganti kata sandi & keluar
Keduanya ada di bilah atas halaman pengisian, di sebelah nama Anda.
- Ganti sandi — perlu kata sandi lama. Kunci pemulihan Anda tidak berubah:
kelima keping lama tetap berlaku setelah ganti sandi.
- Keluar — sesi dimatikan di server dan salinan yang terbuka di perangkat ini dibersihkan.
Lakukan ini kalau Anda memakai HP atau komputer pinjaman.
Kalau Anda menutup peramban tanpa menekan Keluar, catatannya tetap terkunci — kunci pembukanya
memang sengaja dilepas setiap kali peramban ditutup. Anda hanya perlu memasukkan kata sandi lagi.
Apa yang bisa & tidak bisa dilihat server
Ini bukan janji pemasaran; ini bisa diperiksa.
| Tersimpan terbaca di server | Tidak pernah terbaca |
Email dan nama akun Anda Waktu terakhir masuk Ukuran catatan |
Seluruh isi catatan (harta, utang, dokumen, pesan) Kata sandi Anda Keping kunci pemulihan |
- Catatan digembok di perangkat Anda sebelum dikirim. Yang sampai ke server sudah
berupa teks acak.
- Kata sandi tidak pernah dikirim. Yang dikirim hanya bukti bahwa Anda mengetahuinya,
dan bukti itu pun diacak lagi di server.
- Pemecahan dan penyatuan keping terjadi seluruhnya di peramban. Server tidak pernah
melihat satu keping pun.
- Halaman masuk sengaja memberi pesan gagal yang sama persis untuk "email tidak
terdaftar" dan "kata sandi salah" — supaya halaman ini tidak bisa dipakai orang untuk
memeriksa siapa saja yang punya akun di sini.
Yang tidak dilindungi enkripsi: orang yang sedang memegang
perangkat Anda dalam keadaan sudah terbuka, dan orang yang mengetahui kata sandi Anda.
Kunci layar HP dan kata sandi yang tidak dipakai di tempat lain tetap penting.
Batas hukum yang harus Anda tahu
- Wasiat sah tidak bisa dibuat online. Tanda tangan elektronik dikecualikan untuk
surat wasiat, jadi apa pun yang Anda isi di sini belum mengikat sampai dituangkan
di hadapan notaris.
- Bagian mutlak tidak bisa dilangkahi. Anak, dan dalam hal tertentu orang tua,
punya bagian yang dijamin undang-undang. Bagian yang bebas Anda wasiatkan hanyalah sisanya.
- Pasangan, orang tua, dan saudara tidak sama kedudukannya. Banyak orang mengira
pasangan otomatis terlindungi paling kuat — belum tentu.
- Untuk hitungan bagian mutlak Anda sendiri, ada alat terpisah:
Pemeriksa bagian mutlak.
LEGASI bukan nasihat hukum. Panduan ini
menjelaskan cara memakai aplikasinya dan hal-hal yang umum terlewat — bukan pengganti notaris.
Pertanyaan yang sering muncul (tanya-jawab) →